Join MultiplyOpen a Free ShopSign InHelp
MultiplyLogo
SEARCH
Blog EntryJun 4, '07 6:28 AM
for everyone

“The best school in life is travel”, kata Anita Roddick pemilik The Body Shop yang saya kutip dari Wimar Witoelar dalam Kata Pengantar untuk novel Travelers’ Tale, Belok Kanan: Barcelona.





Dan saya setuju. Banyak pelajaran berharga yang saya temukan ketika melakukan perjalanan, entah perjalanan yang diniati untuk berlibur atau perjalanan dinas sembari curi-curi waktu untuk traveling. Itu karena saya lebih suka buying experience daripada shopping di kota tujuan.

Travelers’ Tale yang ditulis keroyokan oleh pasangan suami istri Adhitya Mulya dan Ninit Yunita, bersama 2 penulis muda berbakat lainnya Alaya Setya dan Iman Hidajat ini mengajak saya pada petualangan menarik 4 sekawan menuju Barcelona demi sebuah Wedding Invitation yang dikirim oleh Francis kepada tiga sahabatnya: Retno, Farah, dan Jusuf.

Francis Liem, pianis berbakat yang tinggal di Kansas City ini akan melangsungkan pernikahan dengan Inez Alegria de la Pena gadis Catalonian yang tinggal di Barcelona. Pesta pernikahan kedua pemusik ini sedianya akan dilangsungkan pada tanggal 1 Oktober 2006 di Monestier del Poble Espanol. “One of the most beautiful wedding venue in Barcelona,” tulis Francis dalam email yang dikirim untuk ketiga sahabatnya. “Pokoknya semuanya kalau bisa dateng and you all have to, really-really have to meet her!” tambahnya (hal. 4).

Farah Babedan, tinggal di Hoi An – Vietnam, yang memendam cinta pada Francis sejak SMA bertekat untuk datang ke Barcelona demi menggagalkan pernikahan itu. “I’m not going there to support him. I’m going there to stop him,” ujar Farah pada Jusuf lewat Yahoo!Messenger (hal. 30). Perjalanan seru gadis yang takut terbang dan nekat menuju Barcelona itu pun dimulai dari Vietnam ke Amman kemudian ke Budapest untuk mengurus pekerjaannya, baru dilanjut ke Barcelona untuk mencari jawaban atas cinta yang telah bertahun dipendamnya.

Aksi nekat Farah, membuat Jusuf Hasanuddin, asisten regional marketing manager pada sebuah perusahaan jasa pengiriman surat cabang Cape Town, Afrika Selatan ini bertekad mencegah tindakan gila Farah. Karena Farah adalah gadis yang sudah membuatnya jatuh cinta. Sejak SMA dulu, sebelum Farah curhat bahwa ia naksir berat Francis, sahabat mereka.

Tapi ada dua  hal yang membuat Jusuf harus berpikir ulang untuk menghentikan aksi gila Farah di Barcelona: cuti dan uang. Namun nasib sial yang menimpanya selagi melakukan perjalanan dinas ke Abidjan justru memberinya kesempatan untuk cuti. Pesawat Benin Gulf Air yang ditumpanginya mendarat darurat karena mengalami kerusakan mesin. Untungnya Jusuf selamat dalam grass landing itu dan ia pun meminta cuti selama 2 minggu pada boss-nya di Cape Town. Kemudian ia akan membeli tiket AbidjanBarcelonaCape Town, untuk menghentikan niat Farah.

Sementara itu Retno Wulandari, yang tinggal di Kopenhagen, adalah satu-satunya dari sahabat yang mendapat kiriman kartu undangan dari Francis. Tak hanya lewat e-mail seperti yang ditujukan untuk Farah dan Jusuf. Retno memang menempati ruang yang paling istimewa di hati Francis. Bahkan, beberapa hari menjelang pernikahannya, Francis masih berusaha merebut hati Retno, “if you say ‘yes’, I’ll fly to Copenhagen right now…” (hal. 114). Dan Retno pun hanya bisa menekan hasrat yang bergejolak karena perbedaan keyakinan.

Siapakah yang kemudian berhasil memenangkan hati Francis? Inez, Farah, atau Retno? Bagaimana pula nasib si ganteng Jusuf?

Tema cinta segitiga yang terpendam demi persahabatan barangkali sudah cukup banyak diangkat untuk novel. Kalaupun ada sisi yang menarik dari Travelers’ Tale ini adalah kisah perjalanan para tokohnya dari satu negara ke negara lain dengan dana pas-pasan. Backpackers, demikian istilah yang digunakan untuk menyebut para budget-traveler ini.

Travelers’ Tale akan mengajak kita menjelajahi tempat-tempat eksotis seperti Vietnam, Abidjan, Budapest, Cape Town, Nairobi, miami, Casablanca, Madrid, Barcelona, dan banyak lainnya. Menariknya lagi, novel ini juga dilengkapi tips untuk backpacker yang ditulis dalam box khusus, misalnya saja bagaimanan merencanakan perjalanan, tas apa yang cocok untuk business travel, bagaimana mengatasi jetlag, emergency landing, termasuk apa yang harus dilakukan saat tas dan passport kita hilang/dicuri.

Bagi mereka yang suka traveling, novel ini menarik sebagai bacaan ringan. Kalau nggak suka traveling? Hhhhmmmm…nggak ada salahnya mencoba beberapa halaman dulu, kalau enjoy silakan dilanjut. Kalau tidak, mending dikirim ke saya buat nambahin isi rak buku saya. Hehehehhh…

 

 (thanks to Esthi Vietkong di Homerian Book Shop & Library yang sudah meminjamkan novel ini untuk saya review)

 

 


32 CommentsChronological   Reverse   Threaded
brecs wrote on Jun 4, '07
apik banget plotnya ya Ta...
duniamaya wrote on Jun 4, '07
oh iya mba... ini emang keren..
bwat traveler pemula kayak aku jadi makin tau ^_^

kapan2 klo mubeng2, aku diajakin dong mba ...
biar tau dunia lainnya lagi :)
ririndatoek wrote on Jun 4, '07
eh, mba'e...
jujur yaaa...kok aku rada bosan saat membacanya ya??? hehehehe

beda saat aku baca bukunya adhit dan ninit sebelumnya...lebih lepas gituu...
tapi ya gpp lah, lumayan buat nambah info kota sa'donya...

nuwuunnn....
jomblo wrote on Jun 4, '07
makasih ya udah direview di sini. senang bisa menghibur anda,
suzievivian wrote on Jun 4, '07
temenku di bali tuh yang ngedesain covernya!
***halaah... apa hubungannya coba?? :P :P***
imazahra wrote on Jun 4, '07, edited on Jun 7, '07
yang sudah meminjamkan novel ini untuk saya review)
Ya Allah Mba Tita, ternyata dirimu belum baca yak waktu itu? huhuhuhu, malah sudah membelikan diriku...
hiks, jadi terharu banget *hugs*

Aku malah males bikin reviewnya Mba, eh, mba malah sudah menuliskannya sebagus ini :-)
Sssssssst, menurutku gaya bahasanya Mba Tita dengan gaya Traveler's Tale, lebih asik gaya bahasanya Mba loh! I enjoy it a lot. Mba keknya kudu nulis novel juga niy!!!
debiyani wrote on Jun 4, '07
boleh nih buat koleksi,,, thx mbak !
ambarbriastuti wrote on Jun 4, '07
mbak tita mau bukunya? ada tuh *halah ikutan kebawa* Menurut saya sih rada boring isinya....atau mungkin engg bisa nikmati gaya macam itu yah. Masih lebih bagusan Andre Hirata kok mbak...lebih ber-nas, something that we think about
bluesea7 wrote on Jun 4, '07
mudahan mba Tri ga lupa belikan buku ini ..:D

thanks bbuat reviewnya..well jg ga sabar ketemu mba Tri.:p *ada maunya*
imazahra wrote on Jun 4, '07
Menurut saya sih rada boring isinya....atau mungkin engg bisa nikmati gaya macam itu yah. Masih lebih bagusan Andre Hirata kok mbak...lebih ber-nas, something that we think about
I couldn't agree more...

Kenapa ya Mba? Padahal dari jalan cerita menarik banget. Apa mungkin krn keterbatasan halaman ya???

Tapi yang bagian Yusuf, aku menikmati banget. Tulisannya enak dan mengalir. Adhit siiiiiiiiy :-)
detektifbuku wrote on Jun 5, '07
ayooo mba tita.. jangan kalah sama adhitya.. tulis aja! nanti kasih ke aku yak.. hahaha...
suluhpratita wrote on Jun 5, '07
brecs said
apik banget plotnya ya Ta...
nggak banget-banget siy...(baca: biasa)
suluhpratita wrote on Jun 5, '07
kapan2 klo mubeng2, aku diajakin dong mba ...
biar tau dunia lainnya lagi :)
hayuukkss...minggu depan aku ke pulau tobea - sultra...
mau..?...:D
suluhpratita wrote on Jun 5, '07
jujur yaaa...kok aku rada bosan saat membacanya ya??? hehehehe

beda saat aku baca bukunya adhit dan ninit sebelumnya...lebih lepas gituu...
jujur ya..
aku belum pernah baca novel adhit yang laen...hehehe...
jadi nggak bisa ngebandingin..
tapi memang sih..buatku..novel ini ringan banget...
deskripsinya kurang mendalam..
pdhal sebenarnya banyak tempat2 eksotis yang bisa dilukiskan secara lebih detil..
sehingga tempat2 itu nggak sekedar jadi tempat lewat..
tapi pembaca juga bisa ikut mengeksplorasi bersama penulisnya..
suluhpratita wrote on Jun 5, '07
jomblo said
makasih ya udah direview di sini. senang bisa menghibur anda,
hai adhit...salam kenal ya..
ngiri deh sama petualangan kalian...
suluhpratita wrote on Jun 5, '07
temenku di bali tuh yang ngedesain covernya!
waw..aku suka banget covernya...
suluhpratita wrote on Jun 5, '07
atau mungkin engg bisa nikmati gaya macam itu yah. Masih lebih bagusan Andre Hirata kok mbak...lebih ber-nas, something that we think about
i think so...

setidaknya ada 2 hal yang bikin novel ini kurang greget buatmu:
1. tema cinta dan persahabatan spt ini memang bukan santapan untuk pembaca seusia kita ya..:D
2. buat seorang ambar yg sudah keliling dunia...kisah perjalanan mereka pun menjadi hal yg biasa. Bisa jadi..yang kau alami lebih seru kan? Ayok dong...ditulis...!!!

buatku pribadi...novel ini bacaan ringan yang memberikan tips ringan juga buat traveler (pemula) seperti diriku...

kalau saja adhit dan kawan2 bisa menggali lebih dalam untuk tipa2 negara yang mereka singgahi..novel mereka mungkin bisa menjadi karya etnografi yang enak dibaca dan bernutrisi...
suluhpratita wrote on Jun 5, '07, edited on Jun 5, '07
Ya Allah Mba Tita, ternyata dirimu belum baca yak waktu itu? huhuhuhu, malah sudah membelikan diriku...
heheheheeee....aku jadi tergoda membacanya setelah beliin novel ini buatmu, ma...mosok dah mbeliin orang laen tapi malah blum membacanya...hiks
ndilalah temenku mau minjemin..kan lumayan...:D:D:D
suluhpratita wrote on Jun 5, '07
boleh nih buat koleksi,,, thx mbak !
yup...
suluhpratita wrote on Jun 5, '07
mudahan mba Tri ga lupa belikan buku ini ..:D
wwaaa..kenapa kmaren gak bilang, by...
tau gitu kan sekalian dititipin...
suluhpratita wrote on Jun 5, '07
ayooo mba tita.. jangan kalah sama adhitya.. tulis aja! nanti kasih ke aku yak.. hahaha...
hhoooaaahhh....kudu nyepi sik neng tengah mbulak ki...:D:D
hongmingd wrote on Jun 5, '07
thx ya reviewnya... pas di jkt kemaren sempet ketemuan ama penulis2nya. jujur, novel ini jadi bikin saya termotivasi pengen nulis :D
suluhpratita wrote on Jun 6, '07
ujur, novel ini jadi bikin saya termotivasi pengen nulis :D
syyiiippp....!
ditunggu karyanya ya....
jomblo wrote on Jun 6, '07
Setuju tuh. Utk traveler sekelas Ambar sih penulis2 TT gak ada apa-apanya. Pokoknya salut bgt sama orang2 kek ambar, ira wasti dan agustinus. Top bgt!

Dan setuju juga ambar udah punya segudang cerita yang bisa dibukuin dalam berbagai macam opsi media cetak.
suluhpratita wrote on Jun 7, '07
jomblo said
Dan setuju juga ambar udah punya segudang cerita yang bisa dibukuin dalam berbagai macam opsi media cetak.
usul nih...
bagaimana kalo adhit & ambar bikin proyek nulis bareng....?
ninit wrote on Jun 7, '07, edited on Jun 7, '07
alhamdulillah kalau ada yang termotivasi untuk menulis setelah baca TT ini. mudah-mudahan sumbangan kecil kami dalam bentuk tulisan bisa bermanfaat meski kami yakin ada kekurangannya dari novel kami ini.

oh yaaa... agustinus fotonya keren-keren... ditunggu yaaa karyanya. sangat!
ninit wrote on Jun 7, '07
usul nih...
bagaimana kalo adhit & ambar bikin proyek nulis bareng....?
wa kenapa harus duet? ;-) tulisan ambar udah oke banget tanpa harus duet kan...
suluhpratita wrote on Jun 7, '07
ninit said
wa kenapa harus duet? ;-) tulisan ambar udah oke banget tanpa harus duet kan...
lho..duet itu bukan berarti untuk menutupi kelemahan yang satu kan?
tapi juga bisa untuk menonjolkan kekuatan masing-masing...:D:D
suluhpratita wrote on Jun 7, '07
ninit said
agustinus fotonya keren-keren..
waw...bisa berguru padanya niy...
dari dulu pengin blajar motret..
tapi selalu mentok ke aliran "auto abizz photography" heheh
ambarbriastuti wrote on Jun 8, '07
He he he...saya malah belum pede nulis nih mbak Tita, Adit, Ninit dan Gus Weng,
Saya lihat masih banyak yang bisa menjadi inspirasi seperti Gus Weng yang kelasnya udah jauh dalam hal menjalani travelling. Mungkin memang beda ya ...tiap orang preference juga lain.
TT buat saya mungkin agak garing, dibanding traveler books yang pernah saya baca. Yah ini pendapat saya sih. Saya ngg mau komparasi dengan yang lain karena TT kan genre berbeda.
ninit wrote on Jun 8, '07
TT memang sasarannya mengajak pembaca yang belum menjelajah tempat lain agar terinspirasi, apalagi bisa travel spt agustinus & mbak ambar. tapi TT memang bukan novel travel, tapi paduan fiksi & travel. alhamdulillah melalui email yang masuk ke inbox saya, banyak yang terinspirasi untuk travel.

bisa dibilang, TT ini untuk pemula lah... jadi ringan sekali. mungkin untuk kelas basic, jadi pasti untuk yang sudah sering traveler, TT ini garing... hehehe (yang mana bagi kami, tidak apa-apa...).
ninit wrote on Jun 8, '07
waw...bisa berguru padanya niy...
dari dulu pengin blajar motret..
wahhh harus harus!
fotonya bagus bangettt... seneng banget waktu itu dapet kehormatan untuk bisa liat foto-foto jepretan agustinus secara live :-)
Add a Comment
   

Premium Account

suluhpratita ...

free counters
© 2012 Multiply · English · About · Blog · Terms · Privacy · Corporate · Advertise · API · Help · Sitemap

Template design - Copyright © 2005 Sam Royama All rights reserved.